NHW #4 : Mendidik Sesuai Fitrah
Ohh betapa NHW ini dari hari ke hari makin bikin dag dig dug aja rasanya.. 😅
NHW #2 saya bisa dilihat disini.
c. Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.
Karena itu, berdasarkan penelusuran di atas, saya menemukan misi
hidup, bidang ilmu, dan peran hidup sesuai fitrah (yang paling membuat
saya berbinar-binar) adalah sebagai berikut :
Misi Hidup : Menjadi Istri, Ibu, Wanita Karir, dan content writer yang profesional dan bermanfaat bagi sekitar.
Bidang : Edutainment
Peran : Inspirator, influencer
1. Ilmu Ibu Profesional : Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif, Bunda Shaleha
2. Ilmu jurnalistik
3. Ilmu Manajemen Bisnis; Perilaku Konsumen;
4. Ilmu Desain Grafis
5. Ilmu Fotografi
Minggu keempat matrikulasi ini benar-benar menguji dan mengunci jawaban saya di NHW #1. Saya dihadapkan pada pembuktian seorang SuperMom: Pengasuh yang ijin-ijin tak jelas arah dan tujuannya, sementara eyang (mama saya) sedang tidak dalam kondisi prima untuk mengimbangi anak bujang saya yang sedang luaaaaarrr biasa aktifnya; Di kantor laporan sedang memanggil-manggil untuk segera diselesaikan; sedangkan saya sendiri juga mulai tumbang yang diawali dengan demam 39,5 dercel dan berlanjut dengan diare. Sempat terpikir untuk menyerah, tamat, ajukan postpone masuk batch 5 saja. Tapiiii setelah dibaca ulang NHW #4 ini, kok sepertinya hati saya terketuk untuk bertahan. Sedangkan pekerjaan kantor saja bisa saya kerjakan sampai tidak tidur 2 hari, masa iya sih ini NHW yang diniatkan demi anak, jaminannya masa depan anak kok saya nglokro. Ya kaaaannn?? Ditambah lagi habis kena semprit bunda fasilitator untuk segera ngumpulin NHW.. hadoooooohhh rasanya kaya kena semprit Ketua Tim karena belum ngasih data yang diminta 😖
Agak menyesal juga sih di 3 NHW kemarin mengerjakannya belum maksimal, banyak yang terlewat untuk dikomunikasikan dengan suami. Jadiiii NHW #4 ini benar-benar menampar kuat-kuat. Tamparan tengah malam lebih tepatnya, karena setengah dari NHW ini baru dikerjakan tengah malam sete;ah mendapat sempritan kartu kuning dari Bunda Fasil. Berhubung laporan sudah selesai, minggu-minggu hectic telah berlalu, InsyaAllah NHW g akan keteteran lagi. Aamiin.
Cukup sudah aliran rasanya, sekarang saatnya menjawab NHW, saatnya berlatih membaca fitrah.
a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari
ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan
ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah
jurusan ilmu yang akan dikuasai?
NHW #1 saya bisa dilihat disini.
Saya InsyaAllah akan berusaha konsisten untuk mencari dan mempelajari ilmu tersebut.
Namun beberapa hari yang lalu di salah satu jejaring sosial yang saya miliki, muncul postingan dari seorang kenalan lama. Tiba-tiba saya teringat pada mendiang suaminya. Beliau banyak mengajari saya untuk menulis. Saya kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi yang salah satu mata kuliahnya adalah Jurnalistik, tentu saja keahlian menulis itu penting. Pada masa itu saya menikmati sekali kegiatan tulis menulis ala-ala wartawan dengan gaya feature.Mengingat masa lalu membuat saya merasa kembali muda. Jari-jari saya serasa ingin kembali menari menulis suatu karya yang bisa bermanfaat bagi orang banyak, syukur-syukur kalau bisa nambah tabungan buat masukin Idhan sekolah besok. Oleh karena itu saya ingin menambahkan Ilmu Content Writing dalam jurusan ilmu saya.
b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar
konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai
sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat.
Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak
terhadap diri kita.
NHW #2 saya bisa dilihat disini.
Uraiannya sudah diberi waktu sampai dengan harian/mingguan. Namun saya belum melakukan koreksi yang diminta untuk dipertegas kapan target pencapaian yang diharapkan (plaaaakk...minta dikeplak bunda fasil).
Dari checklist yang disusun hanya beberapa yang berhasil dilakukan, itupun susah payah untuk dipertahankan. 2 bulan terakhir saya sadar sepenuhnya jika jiwa raga saya banyak tersita untuk pekerjaan dengan mengatasnamakan tugas negara. Saya menempatkan fitrah saya sebagai ibu dan istri di sudut hati saya yang paling remang-remang. Bahkan bagi diri saya pribadi pun banyak yang dikesampingkan. Benar-benar catatan besar dengan tinta merah.
Bismillah, insyaa Allah mulai sekarang, saya akan berusaha lebih keras
dan disiplin pada diri sendiri untuk menjalankan checklist harian..
c. Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.
NHW #3 saya bisa dilihat disini.
Mulai dari NHW#3 ini sebenarnya saya merasa jika jari-jari saya sudah terlalu kaku. Saya dan suami memang hobi membaca dan menonton film, namun jari-jari saya ternyata tidak bisa bohong. Jari-jari saya butuh menari di atas tuts atau mengurai kata di atas kertas. Ditambah dengan pribadi sanguin saya yang secara tidak sadar berusaha untuk menularkan keramaian yang butuh utnuk disalurkan.
Dalam beberapa kesempatan, terutama saat saya mengeluh tentang banyaknya waktu yang tersita untuk pekerjaan sehingga amat sedikit yang tersisa untuk anak, suami selalu menimpali dan meminta saya untuk segera menemukan minat saya dan mulai membuka usaha, entah apapun itu asal halal katanya.
Membaca, film, menulis, dan usaha. Itulah keywordnya.
Misi Hidup : Menjadi Istri, Ibu, Wanita Karir, dan content writer yang profesional dan bermanfaat bagi sekitar.
Bidang : Edutainment
Peran : Inspirator, influencer
d. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.
Untuk bisa menjadi ahli di bidang Ibu Profesional, ilmu Al Qur’an dan
Mompreneurship, maka tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh saya adalah
sebagai berikut :1. Ilmu Ibu Profesional : Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif, Bunda Shaleha
2. Ilmu jurnalistik
3. Ilmu Manajemen Bisnis; Perilaku Konsumen;
4. Ilmu Desain Grafis
5. Ilmu Fotografi
e. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup
Saya memulai KM 0 di usia di usia saya 32 tahun, tidak ada kata terlambat untuk berubah kan ya?
Saya memulai KM 0 di usia di usia saya 32 tahun, tidak ada kata terlambat untuk berubah kan ya?
KM 0- KM 0,5: fokus membenahi diri sebagai Individu, Istri, dan Ibu dengan membenahi checklist pencapaian dan memenuhi setiap target yang ditetapkan, melatih terus kemampuan menulis melalui blog pribadi 2minggu -1 tulisan.
KM 0,5 - KM 1: membersamai tumbuh kembang anak, mengumpukan informasi lebih banyak tentang content writing, bergabung dengan kelompok menulis dan pencinta buku/film, aktif menyumbangkan tulisan dalam komunitas.
KM 0,5 - KM 1: membersamai tumbuh kembang anak, mengumpukan informasi lebih banyak tentang content writing, bergabung dengan kelompok menulis dan pencinta buku/film, aktif menyumbangkan tulisan dalam komunitas.
KM 1- KM 2: menguasai manajemen bisnis dan perilaku konsumen, menguasai fotografi
KM 2 - KM 3: mengubah domain blog menjadi web, menguasai desain grafis
KM 4 - KM 5: membangun sistem bisnis skala kecil dan dipasarkan dalam web
f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan!!!
“Buatlah sejarah anda sendiri. Perjalanan ribuan mil selalu dimulai oleh langkah pertama, segera tetapkan KM 0 anda.” (Ibu Septi Peni)
Fix, KM 0 saya telah dimulai.
“Buatlah sejarah anda sendiri. Perjalanan ribuan mil selalu dimulai oleh langkah pertama, segera tetapkan KM 0 anda.” (Ibu Septi Peni)
Fix, KM 0 saya telah dimulai.
Komentar
Posting Komentar