NHW#1 Adab Mencari Ilmu

Duh.. sekian lama blog ini nganggur dan hanya dipenuhi banyak draft yang tak kunjung diselesaikan hingga akhirnya terlupakan. Alasannya klasik, sibuk. Udah gitu aja. Akhirnya, menguatkan tekad untuk kembali menulis karena tuntutan komitmen diri ingin menjadi keluarga besar Institut Ibu Profesional dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya disana.

Di kelas matrikulasi ini, tiap minggu kami diberi tugas alias peer alias homework, dan untuk minggu pertama ini kami diminta untuk menjawab 4 pertanyaan dalam materi "Adab Menuntut Ilmu". Baiklaaahhh..eng ing eng... begitu baca pertanyaan nomor 1 saja sudah susaaaaaahhhh mau dijawab. Saya berpikir bahwa setiap jawaban yang saya tulis pasti mempunyai konsekuensi, komitmen kuat untuk merealisasikan setiap apa yang saya tuliskan di homework minggu pertama ini. Semacam janji untuk diri sendiri. Yang jelas, pertanyaan pertamanya sudah membawa saya ke pemikiran "Ingin menjadi ibu seperti apakah saya sehingga saya membutuhkan ilmu itu?"

Bismillah..

1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini. 

Ilmu SuperMom.

SuperMom yang saya maksud disini bukan ibu-ibu yang kuat mengangkat truk sampah atau sanggup menghancurkan gedung 7 lantai.. bukan..bukan itu.. Definisi SuperMom saya adalah:

  • Ibu yang sukses menjalankan peran sebagai ibu di rumah, mampu mengarahkan anak menjadi anak yang sholeh/sholehah
  • Ibu yang sukses menjalankan peran sebagai istri
  • Ibu yang sukses menjalankan peran sebagai anggota masyarakat
  • Ibu yang sukses dalam karir
Seluruh peran tersebut dijalankan tanpa keluhan dan tidak timpang ke salah satu peran.

2. Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut?

Alasan paling mendasar mengapas saya butuh mempelajari ilmu SuperMom adalah karena saya menyadari belum bisa memberi banyak waktu dan perhatian untuk anak. Susahnya membagi waktu dengan adil untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor tanpa merasa mendzolimi anak. Tuntutan pekerjaan yang sering kali over time membawa saya ke posisi ibu yang menurut saya payah: pergi saat anak baru saja bangun tidur dan pulang saat dia sudah menjelang lelap. Bahkan  tak jarang di hari Sabtu dan Minggu pun masih harus menyelesaikan pekerjaaan yang tak kunjung usai dan memilih bercengkerama dengan gadget ketimbang menemani anak bermain😭😭

3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?

  • Mencari sumber ilmu. Selain membaca berbagai literatur, saya juga memilih bergabung dengan IIP atas rekomendasi seorang kenalan.
  • Berbagi/sharing dengan sesama working mom yang sukses dalam karir, rumah tangga, dan mengurus anak (ukuran sukses disini adalah bisa mengatur waktu dan membangun perannya dengan baik).
  • Bersikap lebih  terbuka kepada suami dan mengatur waktu bersama sehingga paling tidak saat yang 1 sibuk, yang 1 bisa menemani anak sehingga anak tidak kehilangan figur ayah ibu hebatnya.

4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu, perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut?

  •  Bersikap terbuka pada setiap informasi, namun juga selektif menyaring.
  • Tidak mudah terpancing emosi jika ada yang tidak sesuai dengan pendapat/kebiasaan.
  • Menjauhkan sikap merasa paling benar.
  • Sabaaaaarrr dan tekun. Hal ini yang paling susah, karena biasanya saya mudah bosan.

Komentar

Postingan Populer